Minggu, Februari 04, 2018

Upaya Pemerintah Atas Pembangunan Kawasan Industri Kendal Agar Masyarakat Kendal Lebih Sejahtera

Edit Posted by with 3 comments

Kota Kendal adalah kota kelahiran saya. Kota Kendal berbatasan langsung dengan Semarang Barat. Kota Kendal terkenal akan keindahan alamnya juga terkenal dengan banyaknya para warga Kendal yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Ada banyak warga Kendal yang menjadi TKI di luar negeri. Teman saya sewaktu jaman SMK pun banyak yang menjadi TKI di luar negeri seperti ke Hongkong, Singapura hingga Malaysia. Tak hanya teman saya saja, namun sepupu saya tercinta juga menjadi TKI di luar negeri agar biaya hidup bisa tercukupi. Beberapa waktu yang lalu, saat Bapak Presiden Indonesia, yaitu Bapak Joko Widodo melakukan kunjungan ke Hongkong. Bapak Jokowi bertemu dengan para TKI yang ada di Hongkong. Diantara banyaknya TKI yang ada di Hongkong ternyata banyak juga TKI yang merupakan orang Kendal. Saat itu juga disiarkan oleh salah satu televisi swasta yang sedang menayangakan liputan mengenai sesi tanya jawab Bapak Jokowi dengan salah satu TKI yang ada di Hongkong dan merupakan orang Kendal. Saat itu Bapak Jokowi memberikan beberapa pertanyaan kepada TKI di Hongkong yang merupakan orang Kendal tersebut. Saya bangga dengan sikap Bapak Joko Widodo yang selalu akrab dengan rakyat kecil.

Ada banyak hal yang menyebabkan para warga Kendal menjadi TKI di luar negeri. Seperti upah dan pendapatan yang terlalu rendah sehingga para warga Kendal lebih memilih kerja TKI di luar negeri agar segala kebutuhan bisa tercukupi. Saya sendiri sebagai warga asli Kendal merasa kesulitan untuk mencari pekerjaan. Mencari pekerjaan di kota Kendal agak susah karena masih sedikit pabrik yang berdiri di kota Kendal. Saya lebih suka mencari pekerjaan di pabrik-pabrik yang ada di Semarang karena ada banyak pabrik yang bisa menjadi tempat saya untuk melamar kerja. Banyak juga kawasan industri di Semarang sehingga mempermudah saya dalam melamar pekerjaan seperti kawasan industri Tugu Wijayakusuma dan kawasan industri Candi. Alhamdulilah, selama tahun 2015 saya bekerja menjadi salah satu karyawan kontrak di pabrik piano & furniture yang ada di kota Semarang.

Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa masyarakat Kendal lebih memilih menjadi TKI di luar negeri :

1. Upah dan pendapatan masyarakat Kendal yang rendah

2. Tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang banyak menyerap tenaga kerja warga Kendal

3. Keterampilan & pendidikan masyarakat Kendal yang masih rendah

Pemerintah kabupaten Kendal juga terus berupaya agar masyarakat Kendal bisa hidup lebih sejahtera. Salah satu upaya tersebut adalah pelatihan kerja yang diadakan oleh dinas tenaga kerja kabupaten Kendal tanpa dipungut biaya alias gratis. Namun, upaya pelatihan kerja tak cukup juga untuk membuat masyarakat hidup lebih sejahtera karena masih sulit mencari pekerjaan dan upah pun masih rendah sehingga para warga Kendal lebih memilih menjadi TKI di luar negeri yang upahnya lebih tinggi. Selain itu, pemerintah pun berusaha agar masyarakat Kendal bisa hidup lebih sejahtera. Upaya tersebut salah satunya adalah berdirinya Kawasan Industri Kendal.

Keterangan Foto : Kawasan Industri Kendal


Kawasan Industri Kendal terletak di Jalan Lingkar Kaliwungu atau Jalan Raya Arteri KM. 19, Brangsong, Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Kawasan Industri Kendal adalah kawasan perindustrian yang letaknya strategis yaitu di pinggir jalan raya di sebelah selatan dan terletak di pinggir laut di sebelah utara. Kawasan Industri Kendal memiliki infrastruktur bangunan yang baik dan luas. Jalan menuju pintu masuk Kawasan Industri Kendal dibuat seperti gapura. Jalan sepanjang Kawasan Industri Kendal pun dibuat lebar dan diaspal sehingga aktivitas lalu lintas bisa berjalan lancar. Menurut para warga Kendal, bangunan dan infrastruktur Kawasan Industri Kendal lebih menarik dengan hiasan lampu & tulisan yang ada di taman Kawasan Industri Kendal.

Kawasan Industri Kendal berdiri adalah hasil kerjasama antara Indonesia & Singapura yaitu kerjasama antara P.T. Jababeka Tbk dan Sembcorp Development Ltd. Presiden Direktur PT Jababeka Tbk Budianto Liman mengatakan, pembangunan Kawasan Industri Kendal dilakukan oleh dua perusahaan dengan porsi kepemilikan saham 51 % untuk PT Jababeka dan 49% dari Sembcorp. Akan ada 500.000 tenaga kerja yang bisa diserap dalam pembangunan Kawasan Industri Kendal apabila pabrik-pabrik yang sudah dibangun siap melakukan produksi dan merekrut tenaga kerja. Tenaga kerja yang melamar kerja di Kawasan Industri Kendal pun diutamakan warga Kendal karena Kawasan Industri Kendal merupakan upaya pemerintah agar masyarakat Kendal mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik tanpa harus menjadi TKI di luar negeri.

Keterangan Foto : Gapura Selamat Datang Di Kawasan Industri Kendal



Kawasan Industri Kendal memiliki luas lahan 2700 hektare. Pengembangan tahap satu meliputi 860 hektar lahan yang menawarkan bidang tanah (kavling siap bangun) dan pabrik-pabrik siap pakai serta zona komersial dan hunian serta diproyeksikan akan selesai dalam 3 hingga 4 tahun ke depan. Investasi untuk pembangunan tahap satu menghabiskan dana Rp 160 triliun hingga Rp 200 triliun.

Keterangan Foto : Arcade By The Bay Kawasan Industri Kendal

Kawasan Industri Kendal telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia yaitu Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura yaitu Lee Hsien Loong pada tanggal 14 November 2016. Dengan diresmikannya Kawasan Industri Kendal, sudah banyak juga para investor yang menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kendal.

Pada hari Minggu, tanggal 20 Agustus 2017 pukul 05.45 WIB saya dan sepupu saya pergi ke Kawasan Industri Kendal. Walaupun saya sudah sering melihat dan melewati Kawasan Industri Kendal baik saat pagi, siang, sore ataupun malam hari karena saya sudah puluhan kali melewati jalan lingkar Kaliwungu. Saat malam hari akan terlihat sangat indah karena banyak lampu-lampu menyala yang ada di Kawasan Industri Kendal. Saat pagi hari, pemandangan bunga yang ada di taman Kawasan Industri Kendal sangat indah untuk dipandang. Tadi pagi saya berkeliling ke sekitar Kawasan Industri Kendal dan saya merasa senang. Banyak pabrik yang sudah berdiri namun belum selesai proses pembangunannya. Ada juga ruko-ruko siap huni yang disewakan. Ada juga pabrik yang sudah jadi proses pembangunannya dan telah dijaga ketat oleh satpam yaitu PT Tat Wai Industries.

Keterangan Foto : Park The Bay Kawasan Industri Kendal



Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kemenperin Imam Haryono menyatakan, anchor dari kawasan industri Kendal adalah PT Tat Wai Industries. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang industri furniture yang berasal dari negara Singapura. PT Tatwai Industries berada di Kawasan Industri Kendal Jalan Wanamarta Raya No. 01 Brangsong-Kendal. Gedung pabrik tersebut berwarna hijau muda dengan bentuk bangunan yang menurut saya unik dan berbeda dengan pabrik lain yang pernah saya kunjungi. Ini adalah pengalaman pertama saya melihat secara langsung bangunan gedung pabrik dengan gaya yang unik dan menarik. Saya mempunyai rencana untuk melamar pekerjaan di pabrik tersebut karena saya mempunyai pengalaman kerja menjadi karyawan pabrik furniture dan piano selama satu tahun di Semarang. Saya pun berharap bisa diterima di pabrik tersebut sehingga saya bisa menjadi karyawan pabrik tersebut dan mendapatkan upah. Kalau saya punya penghasilan maka segala kebutuhan hidup saya bisa tercukupi dan sayapun bisa berbagi rejeki dengan ibu & keponakan saya.

Manfaat dari kerjasama Indonesia dengan luar negeri bisa membuat warga Indonesia makin sejahtera seperti pembangunan Kawasan Industri Kendal. Saya hanya berharap dengan pembangunan Kawasan Industri Kendal bisa membawa dampak positif bagi warga Kendal seperti mengurangi pengangguran, mengurangi warga Kendal yang menjadi TKI di luar negeri dan tentunya memberikan penghasilan atau upah yang layak sehingga bisa membuat masyarkat Kendal makin hidup sejahtera.

Sumber Foto : Koleksi Pribadi

Referensi tulisan :

http://www.kendalindustrialpark.co.id/id/au-introduction.html [diakses pada tanggal 20 Agustus 2017]

https://app.kompas.com/amp/bisniskeuangan/read/2016/11/13/230849626/kawasan.industri.kendal.kik.serap.500.000.tenaga.kerja [diakses pada tanggal 20 Agustus 2017]

https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20170418065315-92-208253/60-perusahaan-telah-nyemplung-ke-kawasan-industri-kendal/ [diakses pada tanggal 20 Agustus 2017]

3 komentar:

  1. Sering lewat kendal kalau pulang ke bandung dari semarang,kalau sekarang akan jarang karena pindah ke luar kota 😀

    BalasHapus
  2. Kalau baca kata Kendal, aku ingatnya daerah Cepiring, Mbak. Soalnya pernah punya teman dumay orang sana tapi belum pernah ke sana sih.

    Artikel yg kayak gini nih, Mbak, yg diharapkan sama pemerintah. Jurnalis warga yg 'memamerkan' kemajuan daerahnya. Lanjutkan, mbak.

    BalasHapus
  3. Wah maju banget Mbak Kendal, kapan kapan pengin kesana juga kalo ada kesempatan, pengin liat pabrik pomadenya hehehe

    BalasHapus