Rabu, 06 September 2017

#FaridaPunyaCerita : Buku Bukan Hanya Sumber Ilmu,Namun Juga Obat Ampuh Mengusir Galau & Melupakan Masa Lalu


Sumber Foto : Koleksi Pribadi

Membaca memang hobi saya sejak kecil. Sebelum masuk sekolah dasar,saya selalu dilatih belajar membaca oleh kakak saya. Terimakasih banyak kakak,karena kakak adalah orang pertama yang melatih saya belajar membaca. Sejak saat itulah,saya menjadi suka untuk membaca. Kalau bepergian kemana pun pasti akan saya baca itu tulisan bunyinya bagaimana.

Bicara membaca saya jadi ingat dengan perpustakan. Saat kelas empat sekolah dasar saya pernah menjadi penjaga perpustakaan dan diikutkan lomba perpustakaan terbaik se-kecamatan Brangsong. Namun saya agak sedikit kecewa karena perpustakaan sekolah saya tidak memenangkan lomba tersebut. Menginjak bangku SMP,saya rajin berkunjung ke perpustakaan. Saat itu,seringkali saya meminjam dan membaca buku tentang cara membuat kerajinan. Saat menginjak bangku SMK,saya jarang ke perpustakaan. Namun saya juga kadang-kadang membaca buku-buku ensiklopedia saat berkunjung ke perpustakaan.

Dari dulu sampai sekarang,setiap kali menonton film Indonesia yang diadaptasi dari novel best seller penulis Indonesia saya sering kali membaca novelnya dulu lalu menonton filmnya ataupun sebaliknya. Ada rasa tersendiri apabila saya membaca novelnya lalu menonton filmnya walaupun kadang agak sedikit kecewa karena kadang filmnya agak sedikit berbeda dari novelnya. Selain hobi membaca buku,saya juga suka mereview buku yang sudah saya baca. Saya biasanya hanya membaca apa yang saya suka dan menulis atau mereview apa yang saya suka. Kalau saya tidak suka buku tersebut maka saya tidak akan mereview buku tersebut di blog pribadi saya. Saya juga pernah ikut lomba resensi buku dua kali. Namun saya kalah,tapi saya tetap dapat hadiah kaos. Alhamdulilah,ternyata dari membaca buku dan menulis di blog saya bisa mendapatkan hadiah. Baca juga yuk resensi buku saya yang saya ikutkan lomba.

Baca selengkapnya di : Kisah Cinta Manis & Pahit Yang Berawal Dari 11 Menit || Critical Eleven - Ika Natassa,Menengok Bisnis Wisata Halal || LARIS MANIS BISNIS WISATA HALAL - Cheriatna

Jika orang lain melakukan travelling ke luar kota atau ke luar negeri untuk mengusir penat dan galau,maka berbeda dengan saya. Saya tidak punya cukup uang kalau setiap kali galau harus travelling ke luar kota atau ke luar negeri. Maka dari itu,saya lebih memilih mengusir galau dengan membaca buku. Ada keasikan tersendiri saat saya membaca buku. Biasanya saya akan hanyut dalam jalan cerita sehingga saya akan lupa kalau saya sedang galau. Nah,jika saya sudah terlarut dalam jalan cerita biasanya saya akan gembira karena sedikit demi sedikit saya akan lupa dengan masa lalu saya bersama mantan pacar saya yang selalu menjadi ingatan yang sulit dilupakan. Selain untuk mengusir galau dan melupakan masa lalu. Dengan membaca buku saya bisa mendapatkan ilmu baru yang belum saya ketahui sebelumnya atau mengingat kembali ilmu yang sudah pernah saya pelajari. Hanya dengan membaca buku kita juga bisa seperti keliling dunia. Jika kita membaca novel Assalamualaikum Beijing (Asma Nadia) maka kita akan diajak untuk mengenal lebih dekat kota Beijing. Jika kita membaca novel Winter In Tokyo (Ilana Tan) maka kita akan diajak untuk mengenal lebih dekat dengan kota Tokyo.


Tahun ini,saya banyak sekali membaca buku. Kebanyakan buku yang saya baca adalah novel fiksi. Kenapa saya memilih novel fiksi sebagai bacaan favorit? Karena novel fiksi tidak akan pernah berubah sepanjang zaman,berbeda dengan buku pelajaran yang setiap tahun harus diperbarui atau diubah. Saya juga punya tips untuk kalian para pecinta novel fiksi kalau ingin membeli novel fiksi agar kalian bisa berhemat. Pertama adalah beli novel saat ada promo. Beli novel fiksi saat promo pasti akan membuat kita lebih hemat karena biasanya kita akan mendapatkan diskon harga ataupun jika membeli 1 novel fiksi maka akan mendapatkan 2 novel fiksi. Karena novel fiksi tidak akan pernah berubah sepanjang zaman,maka jika ingin lebih menghemat maka alangkah baiknya  membeli novel fiksi bekas karena novel fiksi bekas harganya akan lebih murah dibandingkan harga novel fiksi baru. Jika novel fiksi kalian sudah banyak dan memenuhi rak buku maka kalian bisa menjual atau memberikan novel fiksimu kepada orang yang lebih membutuhkan. Kalau novel fiksimu dijual maka kalian akan dapat uang yang bisa digunakan untuk jajan. Kalau novel fiksimu diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan maka kalian adalah termasuk orang yang baik karena menolong sesama. Baca juga cerita saya yuk saat berburu novel fiksi bekas.

Baca selengkapnya di : #FaridaPunyaCerita : Prelo & Nego,Perpaduan Pas Untuk Berburu Barang Second Pilihan

Saya pernah dengar kalau seorang penulis harus rajin membaca buku. Maka berawal dari situlah saya mulai banyak membaca buku. Mulai dari meminjam buku dari sepupu dan tetangga hingga meminjam buku di aplikasi perpustakaan digital iJakarta. Awalnya saya ingin menulis cerpen hingga novel dan berharap tulisan saya itu best seller dan bisa diangkat ke film layar lebar. Mungkin mimpi saya terlalu tinggi. Namun, tak apalah itu kan harapan besar saya. Saya akan sangat bersyukur apabila mimpi dan harapan saya tersebut terwujud. Setelah saya mencoba menulis cerpen dan novel berkali-kali saya tetap saya tidak bisa melanjutkan jalan cerita. Hingga saya akhirnya menyerah karena saya tidak berbakat menulis cerpen atau novel. Tapi,saya tetap hobi menulis kok. Santai saja,saya lebih suka menulis tentang cerita jalan-jalan saya dan  review buku-buku yang sudah saya baca. Tahun ini,saya sudah punya koleksi 3 buku yaitu : Surga Yang Tak Dirindukan 2 (Asma Nadia),Cinta Laki-Laki Biasa (Asma Nadia,dkk) dan Marry My CEO (Fanie Depurple).

Tahun ini sebenarnya saya ingin mengkoleksi banyak buku,namun apa daya jika saya tidak punya uang. Maka dari itu saya harus berhemat agar saya bisa membeli buku. Saya juga banyak mereview buku di blog pribadi saya. Walaupun review buku ala saya masih amburadul. Tapi saya tetap berharap agar suatu hari nanti saya bisa mendapat job review buku di blog pribadi saya. Pengen nggak nih baca review buku ala saya?

Baca selengkapnya di : Cinta Yang Bermula Dari Kota Beijing || Assalamualaikum Beijing - Asma Nadia,Cinta Yang Sempurna Dari Laki-Laki Biasa || Cinta Laki-Laki Biasa - Asma Nadia,dkk,Antara Mencintai & Mengikhlaskan || Surga Yang Tak Dirindukan 2 - Asma Nadia,Karena Status Pacaran Belum Tentu Sampai Ke Pernikahan || Insya Allah,Sah! - Achi TM,Menikah Bukan Karena Paksaan Atau Ancaman || Marry My CEO - Fanie Depurple,Bukan Hanya Sekedar Cinta Yang Membuat Bahagia || Ayat-Ayat Cinta - Habiburrahman El Shirazy

Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway bertema "Aku & Buku" Bersama @robby_haryanto

6 komentar:

  1. Jaman kuliah aku suka banget pergi ke tempat sewaan buku. Maklum dulu jomblo, jadi untuk mengusir waktu jenuh karena kebanyakan libur, enggak bisa traveling ya baca buku

    BalasHapus
  2. Aku juga sekarang jomblo mbak. Daripada terjerumus ke hal-hal yang tidak baik lebih baik saya baca buku.

    BalasHapus
  3. Main ke perpustakaan aja.. di bandung perpus nya bagus dan nyaman ^^

    BalasHapus
  4. di Kendal & Semarang juga ada perpustakaan kak. Tapi jauh banget dari rumahku. Kalo ke perpustakaan Bandung tambah jauh dong kak.

    BalasHapus
  5. Membaca buku memang hobi murah tapi bisa keliling dunia dan dapat banyak pengetahuan! Lanjutkan! :D

    BalasHapus
  6. Aku lebih suka baca buku resep masakan sama majalah sebagai pengusir kegalauan dan kebosanan

    BalasHapus

 

Rumah Pelangi Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang