Kamis, 22 Juni 2017

Tradisi Lebaran Di Kampung Halaman : Dari Punjungan Hingga Saling Memaafkan


Setelah sebulan lamanya kita menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan,maka kita akan masuk ke bulan Syawal dan inilah yang sangat paling ditunggu oleh semua umat Islam di dunia. Hari Raya Idul Fitri adalah hari yang dinanti,sebab inilah hari Kemenangan. Di Indonesia,ada banyak tradisi yang unik dalam menyambut lebaran dan merayakan lebaran. Walaupun hampir sama tapi pasti ada perbedaan tradisi di masing-masing daerah di Indonesia. Yang paling sering saya dengar saat akan menyambut lebaran adalah mudik alias pulang kampung. Namun sayang sekali ya,hingga sampai saat ini saya tak pernah merasakan tradisi mudik. Soalnya memang saya tidak punya keluarga jauh. Keluarga besar saya hanya tinggal di satu kota saja yaitu kota Kendal. Sebenarnya saya pengen mudik kayak yang lain. Tapi ya,mudik juga butuh banyak uang juga kan. Kalau nggak mudik kan uangnya bisa buat keperluan yang lain? benar kan? Hingga ibu saya menyarankan saya kalau mau nikah sama orang yang deket aja tinggalnya dan masih satu kota dan biar hemat pengeluaran katanya.

Di kota Kendal ada banyak tradisi untuk memyambut lebaran dan merayakan lebaran. Salah satunya adalah tradisi Syawalan yang ada di Kaliwungu yaitu setiap tanggal 7 Syawal. Dan Syawalan ini ada sejak jaman dulu hingga sampai saat ini dan tidak pernah lekang oleh jaman. Tradisi Syawalan yaitu tradisi tahlil ke makam-makam para penyebar agama Islam di Kaliwungu seperti Sunan Katong. Selain itu,Syawalan juga identik dengan wahana permainan anak. Ada banyak permainan yang bisa dicoba. Permainan tersebut bisa dijumpai di pasar sore Kaliwungu. Dulu waktu saya masih kerja di Semarang,tradisi Syawalan selalu bikin jalanan jadi macet selama seminggu penuh. Setiap Syawalan tiba pun saya pasti ikut Syawalan,waktu masih kecil sih saya datang ke Syawalan bisa sampai tiga kali lebih lho. Hehehehe....

Tak hanya di Kaliwungu saja yang punya tradisi saat lebaran,Namun di kampung halaman saya tepatnya di dusun Tabak Wetan desa Kertomulyo kecamatan Brangsong kabupaten Kendal,ada beberapa tradisi yang selalu saya ingat dan memang tradisi yang tak akan terlupakan sepanjang hidup saya. Berikut adalah ulasan tradisi lebaran di kampung halaman saya :

1. Punjungan

Apa sih itu punjungan? Punjungan adalah perkunjungan dan pemberian. Artinya kita berkunjung ke rumah tetangga atau saudara dan kita memberi sesuatu kepada orang tersebut. Tradisi Punjungan sudah ada sejak jaman dulu,dari cerita yang saya dapatkan. Tradisi punjungan jaman dulu hanya memberi makanan yang jumlahnya sedikit berupa gemblong dari beras ketan,gendar dari beras ketan,jenang dari beras ketan dan puyur dari beras ketan. Semua makanan tersebut biasanya dibungkus dengan daun pisang. Namun,seiring berkembangnya jaman tradisi punjungan semakin berkembang dan kini makin banyak macam makanan yang dibagikan seperti krupuk petis,mie instan,roti,gula,hingga sirup atau minuman bersoda. Enaknya lagi kalau kita masih anak-anak saat mengantarkan punjungan maka kita akan dapat uang saku dari orang yang kita beri punjungan. Tapi,kadang sampai saat ini saya masih dapat uang saku dari mengantarkan punjungan walaupun sedikit dan tak seperti waktu saya kecil dulu. Yang membedakan tradisi punjungan di kampung halaman saya yaitu setiap rumah wajib memberi punjungan kepada seluruh warga satu dukuh dari ujung Selatan hingga ujung Utara. Kalau di kampung lain mungkin hanya yang keluarga terdekat saja yang diberi punjungan tapi berbeda dengan tradisi punjungan di kampung halaman saya. Maka dari itu,saat lebaran tiba para warga di kampung halaman saya harus punya uang yang lumayan banyak untuk melestarikan tradisi punjungan. Tradisi punjungan biasa dilaksanakan dari awal bulan Ramadhan sampai tujuh hari setelah lebaran. Selain itu,para warga yang tergolong orang berada atau orang kaya maka akan memberi zakat saat melakukan punjungan. Karena ibu saya seorang janda,maka setiap tahun ibu saya akan dapat zakat dari orang-orang yang tergolong mampu secara ekonomi.


2. Ziarah Makam

Ziarah makam biasanya dilakukan sehari sebelum bulan Ramadhan dan sehari sebelum lebaran. Saya biasanya berziarah ke makam ayah saya dan kakek nenek saya. Jarak makam yang dekat dengan rumah saya memudahkan saya untuk berziarah ke makam. Makam akan ramai dikunjungi pada saat menjelang bulan Ramadhan & lebaran. Yang harus dibaca saat ziarah ke makam adalah membaca Surat Yasin & Tahlil serta mendo'akan keluarga kita yang sudah meninggal agar amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Setelah membaca Surat Yasin & Tahlil maka saya harus menyapu area sekitar makam yang kotor dan setelah itu menaburkan bunga kenanga,bunga mawar dan bunga melati serta bubuk kayu cendana di makam para keluarga besar saya.

3. Takbir Keliling

Inilah momen yang paling ditunggu oleh para warga di desa saya. Kalau Takbir keliling biasanya satu desa ikut semua jadi ya rame sekali ya. Biasanya Takbir keliling dimulai setelah Ba'da Isya' dan akan berakhir menjelang jam sebelas malam. Pokoknya ramai sekali dan biasanya ada miniatur Masjid dan masih banyak lagi serta ada atraksi bola api.

4. Keripik Bayam Hingga Bebek Bumbu Kecap

Hidangan yang wajib ada di dalam toples saat lebaran di kampung halaman saya adalah keripik bayam. Mungkin karena para petani di kampung saya adalah petani bayam maka setiap lebaran harus wajib ada keripik bayam. Cara membuat kripik bayam ternyata gampang-gampang susah. Gampang kalau kita sudah terbiasa membuat dan susah kalau kita tidak pernah membuat. Sudah tiga kali saya mencoba membuat keripik bayam dan baru tahun ini sukses dan rasanya enak. Sayapun juga bereksperimen dengan membuat keripik kangkung dan keripik seledri. Bahan yang harus disiapkan untuk membuat keripik bayam yaitu daun bayam yang daunnya lebar,tepung beras,minyak goreng,daun jeruk,jahe,ketumbar,garam,bawang,telur,santan dan air secukupnya.

Saat lebaran yang wajib harus ada yaitu lontong dan bebek bumbu kecap. Hidangan ini selau menjadi primadona bagi semuanya. Apalagi dulu,waktu ayah saya masih ada pasti harus ada bebek bumbu kecap saat lebaran karena ayah saya adalah tukang angon bebek alias peternak bebek. Jadi,setiap lebaran tiba,pasti para sepupu dan saudara selalu menanyakan bebek bumbu kecap yang memang rasanya lezat.

5. Kumpul Keluarga Besar

Kumpul keluarga besar saat lebaran merupakan suatu kewajiban. Biasanya seluruh keluarga besar akan berkumpul di rumah salah satu kerabat. Kalau di keluarga saya biasanya semua keluarga besar berkumpul di rumah pak Lek saya. Semua sepupu dari Jakarta,Semarang,Boyolali hingga Salatiga akan berkumpul semua. Dan saat berkumpul seperti inilah biasanya kami semua foto bersama. Dan saat seperti ini biasanya juga untuk berbagi salam tempel. Salam tempel berupa uang saku atau amplop ucapan lebaran yang isinya uang saku.

Selain itu,setelah Sholat Idul Fitri maka para warga di kampung saya akan saling bermaaf-maafan. Yang muda minta maaf kepada yang tua begitu pula sebaliknya. Di Tabak Wetan,tradisi Jaluk Ngapuro (minta maaf) biasanya diadakan setelah Sholat Idul Fitri dan kita semua berjalan kaki dan berkeliling dari satu rumah ke rumah yang lain dan bisa mencicipi hidangan makanan yang disediakan oleh tuan rumah.

Nah,itulah beberapa tradisi lebaran di kampung halaman saya. Ada juga beberapa hal yang selalu saya ingat setiap kali lebaran tiba. Entah kenapa setiap lebaran tiba dan saat takbir dikumandangkan,saya selalu teringat almarhum ayah saya. Walaupun kini ayah sudah meninggalkan saya selama 10 tahun,namun tetap saja saat lebaran tiba pasti saya teringat ayah.

Lebaran tahun lalu adalah lebaran yang paling menyedihkan sepanjang hidup saya. Bagaimana tidak? H-1 lebaran tahun kemarin ibu saya harus dirawat di puskesmas dan saya lebaran di puskesmas sambil menunggui ibu saya yang sakit dan hanya terbaring lemah di kasur karena penyakit darah tingginya kumat. Namun,kemudian ibu saya harus dirujuk ke rumah sakit karena puskesmas sudah tak sanggup mengobati ibu saya. Semoga saja ibu saya selalu sehat dan semoga saya bisa membahagiakan ibu saya selalu.

Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway 1 Tahun Dunia Gairah

12 komentar:

  1. Gak sabar menyambut hari kemenangan ya mbaaak. Tp juga sedih mau ditinggal ramadhan.. .didaerahku juga ada tradisi punjungan mbaak. Asik ya bgi" THR hehehe semoga berkaah. Aamiin. . 😁😇

    BalasHapus
  2. Salam kenal Faridah, makasih ya udah ikutan. Btw, aku dulu pernah camping di Nglimut loh, Kendal juga kan ya? Aku punya temen juga dari Kaliwungu. Seru2 yah tradisi lebaran di kampung halaman kamu, semoga Faridah dan ibu juga keluarga selalu sehat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak. Aku orang Kendal malah belum pernah ke Nglimut. Temen-temen sering ngajak ke Nglimut padahal. Rumahku deket Kaliwungu lho mbak. Apalagi ini bulan Syawal mbak,Kaliwungu bakalan rame banget karena ada tradisi Syawalan.

      Hapus
  3. Minal aidin faridah. Tulisannya sangat menarik , semoga juara!

    BalasHapus
  4. minal aidzin wal faidzin ya kak. Mohon maaf lahir batin. Terimakasih dah berkunjung ke blog aku kak.

    BalasHapus
  5. Mau juga dong salam Tempelny... Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam tempel memang yang paling dinanti kak

      Hapus
  6. Gak ada tradisi Kupatan za?

    BalasHapus
  7. Halo,
    Ini untuk memberi tahu masyarakat umum bahwa Nyonya Rose Badmus, pemberi pinjaman swasta telah membuka kesempatan finansial bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan finansial. Kami memberikan pinjaman kepada perorangan, firma dan perusahaan dengan syarat dan ketentuan yang jelas dan dapat dimengerti hanya dengan suku bunga 2%. hubungi kami hari ini melalui e-mail agar kami dapat memberikan syarat dan ketentuan pinjaman kami di: (roseofsharonfinance@gmail.com)

    BalasHapus
  8. Apakah Anda memerlukan Pinjaman mendesak untuk menyelesaikan kebutuhan finansial Anda? Kami memberikan Pinjaman Usaha, Pinjaman Pribadi, Pinjaman Pelajar, Kredit Mobil, Pinjaman Bank Dan Pinjaman Untuk Membayar Tagihan. Jika anda berminat silakan hubungi kami: ( paulloanfundshelp1@gmail.com )

    Nomor Whatspp: +919066210641
    Salam Hormat
    Tuan Paul Green

    BalasHapus

 

Rumah Pelangi Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang